Meminta Jabatan
Assalamu’alaikum … akhir-akhir ini fenomena meminta jabatan semakin memprihatinkan, tidak hanya di lingkungan perkantoran, bahkan dunia politik Indonesia semakin nyata menunjukkan fenomena ini. Tidaklah ragu mereka meminta dirinya untuk menduduki posisi tertentu di perusahaan, tidak ada rasa takut sama sekali mereka meminta dirinya dipilih untuk menjadi seorang kepala daerah bahkan presiden sekalipun.
Semoga mereka semua benar-benar bisa memegang dan menjalankan amanah yang mereka pinta sendiri dengan baik. Kali ini saya hanya ingin menyampaikan apa yang ada dalam Kitab Riyadhus Shalihin karangan Imam Nawawi rahimahullah hal. 636 Bab Larangan Meminta Jabatan, Kecuali Ditunjuk atau Dalam Keadaan Darurat. Semoga bermanfaat dan bisa menjadikan kita lebih hati-hati dalam masalah ini.
Allah SWT berfirman: “Negeri akhirat itu Kami jadikan bagi orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa.” (Al-Qashash:83)
Dari Abu Said Abdurrahman Ibn Samurah Ra, dia berkata: “Rasulullah SAW bersabda kepada saya: “Hai Abdurrahman Ibn Samurah, janganlah engkau meminta jabatan karena apabila kamu diberi jabatan tanpa meminta maka kamu akan ditolong dalam melaksanakannya, dan apabila kamu diberinya karena meminta maka jabatan itu sepenuhnya diserahkan kepadamu. Apabila kamu bersumpah atas suatu sumpah lalu kamu melihat ada yang lebih baik selain dari sumpah itu maka kerjakanlah yang lebih baik itu dan bayarlah kafarah sumpahmu.” (HR. Bukhari - Muslim)
Dari Abu Dzar Ra, dia berkata: “Rasulullah SAW bersabda: “Hai Abu Dzar sesungguhnya aku melihatmu orang yang lemah dan aku mencintai untukmu apa yang kucintai untuk diriku sendiri. Janganlah engkau memimpin dua orang dan jangan mengurusi harta yatim.” (HR. Muslim)
Dari Abu Dzar Ra, dia berkata: “Saya berkata: “Wahai Rasulullah, mengapa engkau tidak memberi jabatan kepada saya?” Beliau langsung menepukkan tangannya ke atas pundak saya, kemudian beliau bersabda: “Wahai Abu Dzar sesungguhnya engkau ini lemah dan jabatan itu adalah amanah, pada hari kiamat ia akan menjadi kehinaan dan penyesalan kecuali bagi orang yang mengambilnya dengan haknya dan menunaikan hak jabatan yang menjadi kewajibannya.” (HR. Muslim)
Dari Abu Hurairah Ra, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya kalian akan berambisi merebut jabatan dan nanti pada hari kiamat jabatan itu akan menjadi penyesalan.” (HR. Bukhari)
Demikianlah apa yang telah disabdakan Rasulullah SAW mengenai masalah jabatan, semoga bisa menjadi renungan bagi kita semua. Wasalamu’alaikum Wr. Wb.


